Lebih Jauh Dengan Anggur Arra 15, Tamaki dan Jupiter

Lebih Jauh Dengan Anggur Arra 15, Tamaki dan Jupiter

Anggur Arra 15 (alias ARRA Sweeties)

Arra 15 (alias ARRA Sweeties)

Varietas ini dikenal dengan tandan yang besar dan longgar, meskipun data spesifik berat per tandan tidak selalu disebutkan secara eksplisit di banyak sumber. Dari deskripsi umum, tandan Arra 15 termasuk dalam kategori besar untuk anggur hijau tanpa biji, dengan estimasi rata-rata berat sekitar 800–1.200 gram per dompol (berdasarkan ukuran buah sedang dan struktur tandan yang mendukung beban tinggi). Butir buahnya berukuran sedang, dengan rasa manis hingga 24 brix.

🧬 Asal & Karakter Umum

  • Asal: Arra Vineyards / Grapa Varieties Ltd (Israel)
  • Tipe: Seedless (tanpa biji)
  • Warna: Hijau kekuningan
  • Rasa: Manis (18–22° Brix), daging renyah (crunchy), non-slip skin
  • Dompol: Besar (600–1000 g), bentuk seragam dan menarik
  • Panen: ±120–130 hari setelah berbunga

🌿 Adaptasi & Agronomi

  • Dikembangkan khusus untuk daerah panas dan kering (Israel, Afrika Selatan, India, Brazil).
  • Sangat potensial di Indonesia bagian kering atau semi-arid (misalnya Bali, NTT, Jawa Timur bagian selatan).
  • Kurang optimal di daerah lembap tinggi (curah hujan tinggi) → mudah retak jika curah hujan ekstrem.
  • Butuh manajemen tajuk dan drainase yang baik.

💰 Nilai Ekonomi

Aspek Nilai
Harga jual ritel Rp 100.000 – Rp 180.000/kg (kelas premium ekspor)
Daya simpan 2–3 minggu dalam cold storage
Permintaan pasar Sangat tinggi (mirip “Autumn Crisp” & “Cotton Candy”)
Ketersediaan bibit Terbatas, karena varietas ini berlisensi (patented) oleh Grapa Ltd

⚖️ Kelebihan vs Kekurangan

Kelebihan Kekurangan
Kualitas buah super premium, seedless, crunchy Bibit mahal dan tidak bebas jual
Potensi ekspor tinggi Perlu kondisi kering & kontrol penyakit ketat
Cocok untuk bisnis besar & ekspor Sulit diperbanyak secara mandiri karena hak paten

Anggur Tamaki (alias Tamaki Red / Tamaki Seedless)

Tamaki

Untuk Tamaki (juga dikenal sebagai varietas import dari persilangan Eurasia), data spesifik berat tandan lebih jarang ditemukan, tapi sebagai anggur meja unggul, tandannya tergolong sedang hingga besar. Rata-rata berat per dompol sekitar 500–800 gram, dengan butir buah yang padat dan manis. Varietas ini sering dibandingkan dengan yang lain dalam kelompok Everest atau Heliodor, di mana ukuran tandan tidak sebesar Jupiter tapi tetap produktif untuk tabulampot.

🧬 Asal & Karakter Umum

  • Asal: Jepang (hasil pemuliaan Yamanashi Prefecture)
  • Tipe: Seedless (tanpa biji)
  • Warna: Merah tua–ungu
  • Rasa: Manis (19–22° Brix), aroma ringan seperti muscat
  • Dompol: 400–700 g, penampilan seragam
  • Panen: ±100–110 hari setelah bunga

🌿 Adaptasi & Agronomi

  • Diuji di Jepang dan beberapa negara tropis (Thailand, Vietnam, Indonesia).
  • Cukup adaptif di daerah tropis lembap bila drainase & ventilasi baik.
  • Lebih tahan terhadap jamur dibanding varietas Eropa klasik.
  • Mulai dicoba di beberapa daerah Indonesia (Bali, Malang, Sleman) dengan hasil menjanjikan.

💰 Nilai Ekonomi

Aspek Nilai
Harga jual ritel Rp 80.000 – Rp 150.000/kg (premium)
Daya simpan 1–2 minggu
Permintaan pasar Tinggi di pasar modern (warna merah dan seedless)
Ketersediaan bibit Terbatas tapi sudah mulai beredar di pembibit swasta

⚖️ Kelebihan vs Kekurangan

Kelebihan Kekurangan
Seedless merah – daya tarik pasar kuat Harga bibit tinggi
Adaptif di iklim lembap Masih butuh uji lapang luas untuk konsistensi hasil
Penampilan dan rasa mirip impor (Crimson Seedless) Produksi awal lebih rendah dibanding Jupiter

Anggur Jupiter

Jupiter

Ini adalah varietas yang paling banyak didokumentasikan terkait ukuran tandan. Rata-rata berat per dompol mencapai 2.000–2.500 gram, dengan tangkai tunggal yang kuat. Butir buahnya besar (4–5 gram per butir), berwarna merah keunguan, renyah, dan manis hingga 21 brix. Cocok untuk produksi tinggi dan mudah berbuah di iklim tropis.

🌸 Anggur Jupiter

  • Asal: Amerika Serikat (Arkansas)
  • Tipe: Tanpa biji (seedless)
  • Cita rasa: Manis dengan aroma sedikit muscat
  • Kelebihan:
    • Sangat adaptif di iklim tropis
    • Tahan terhadap penyakit jamur (dibandingkan jenis Eropa)
    • Buah besar, manis, dan disukai pasar
  • Kelemahan: Butuh pemangkasan dan nutrisi seimbang agar tidak mudah rontok.
  • Potensi usaha: Sangat baik untuk fresh fruit market (pasar buah segar premium).

🌿 PROFIL VARIETAS ANGGUR JUPITER

Aspek Detail
Asal-usul University of Arkansas (AS), hasil hibrida antara Ark. 1258 × Ark. 1672
Tipe buah Seedless (tanpa biji), kulit ungu tua mengilap
Rasa Manis sedang–kuat (18–22° Brix), aroma muscat lembut
Bobot buah 4–6 gram/buah
Bobot dompol 300–600 gram per dompol (tergantung perawatan)
Umur mulai berbuah ±8–12 bulan setelah tanam
Umur panen pasca-pruning 90–110 hari (3–3,5 bulan)
Produktivitas optimal 3–5 kg per tanaman per siklus (bisa 2x panen/tahun di iklim tropis)
Ketahanan penyakit Baik terhadap jamur daun & busuk buah, relatif mudah dirawat
Kesesuaian iklim Dataran rendah–sedang (0–700 mdpl), suhu optimal 28–34°C
Kebutuhan cahaya ≥ 8 jam sinar matahari per hari
Model tanam umum Trellis tipe “Y” atau “single wire”, jarak tanam 2 x 2,5 m (±2000 pohon/ha)

🌱 KEBUTUHAN DASAR AGRONOMI

Tahap Umur / Kegiatan Rincian
Penanaman awal Bulan ke-0 Media gembur, pH 6–7, drainase baik, pupuk dasar NPK 15-15-15 (20 g/lubang)
Pertumbuhan vegetatif 0–6 bulan Tambah pupuk N tinggi (misal 16-16-16 atau NPK daun) tiap 2 minggu
Pembentukan batang & cabang 6–9 bulan Lakukan pruning bentuk primer–sekunder; jaga nutrisi seimbang
Menjelang pembuahan Setelah pruning buah Ganti pupuk ke tinggi P & K (misal MKP 0-52-34, KNO₃) + kalsium-boron
Pematangan buah 60–100 hari Kurangi nitrogen, tambah kalium & kalsium
Pascapanen 7–14 hari Pemangkasan ulang dan rotasi nutrisi

💰 SIMULASI PRODUKTIVITAS & POTENSI HASIL USAHA

Komponen Satuan Nilai Perkiraan
Populasi pohon/ha ±2.000 pohon
Produksi per pohon kg/panen 4 kg
Panen per tahun kali 2 kali (ideal tropis)
Total hasil per tahun kg/ha 16.000 kg (16 ton)
Harga jual rata-rata Rp/kg Rp 60.000 (kelas seedless premium)
Pendapatan kotor Rp/ha/tahun Rp 960 juta
Biaya operasional (bibit, pupuk, tenaga, dll)** ±40% Rp 380 juta
Laba bersih estimasi Rp/ha/tahun Rp 500–600 juta
ROI Tahun ke-2 Sudah balik modal
💡
⚠️ Catatan: ini estimasi konservatif untuk kebun terawat baik dengan manajemen pruning dan pemupukan rutin.

Jika Anda membudidayakan ketiganya, disarankan lakukan penjarangan buah untuk menjaga kualitas dan menghindari tandan terlalu berat yang bisa membebani tanaman.

Read more