Pemupukan Masa Pembuahan
Untuk tanaman anggur, kebutuhan utama saat fase pembuahan adalah:
- Kalium (K) tinggi → meningkatkan ukuran, rasa, dan warna buah.
- Klor (Cl) rendah → anggur sangat sensitif terhadap klor, karena dapat merusak kualitas buah dan menurunkan hasil.
- Magnesium (Mg) → membantu pembentukan klorofil, tetapi kebutuhan tidak setinggi K.
Berdasarkan tabel:
|
Nama Pupuk |
Kalium (%) |
Klor (%) |
Unsur Tambahan |
Harga/kg (Rp) |
Catatan untuk Anggur |
|
KNO3 Putih (Pak Tani) |
44% |
1.5% (rendah) |
Nitrogen (N) 13% |
36,814 |
Sangat cocok, rendah klor, mendorong pembentukan buah dengan kualitas bagus. |
|
MOP (Mahkota) |
60% |
Tinggi |
- |
8,000 |
Tidak disarankan, kandungan klor tinggi bisa menurunkan kualitas dan kesehatan tanaman anggur. |
|
Suburkali Butir (Meroke) |
30% |
Rendah |
Magnesium (10%) |
12,624 |
Boleh digunakan sebagai tambahan untuk memberi Mg, tetapi kandungan K terlalu rendah jika digunakan sebagai sumber utama. |
Rekomendasi:
- Gunakan KNO3 Putih (Pak Tani) sebagai sumber utama kalium selama pembungaan dan pembuahan.
- Tambahkan Suburkali Butir dalam dosis kecil jika daun menunjukkan gejala defisiensi magnesium (daun menguning di tepi atau antara tulang daun).
Untuk anggur, fokuskan K tinggi dan klor (Cl) serendah mungkin → pilih KNO₃ Putih (Pak Tani) sebagai sumber utama. Berikut dosis praktis “per pohon” dan jadwal dari pruning sampai panen.
Dosis per pohon (sekali aplikasi)
(ambil KNO₃: 44% K₂O, 13% N)
Umur/produktifitas
- Tanaman muda (1–2 th, belum berbuah banyak): 20–30 g K₂O/musim → 45–70 g KNO₃ per pohon per musim (bagi 2–3 kali).
- Mulai berproduksi (3–4 th): 80–120 g K₂O/musim → 180–270 g KNO₃ per pohon per musim (bagi 3–4 kali).
- Mature (≥5 th, hasil 5–10 kg/pohon): 150–250 g K₂O/musim → 340–570 g KNO₃ per pohon per musim (bagi 4–5 kali).
Estimasi biaya KNO₃ (harga tabel Rp36.814/kg):
Mature 340–570 g/pohon ≈ Rp12.500–21.000 per pohon per musim.
Jadwal & frekuensi (pruning → panen)
Bagi total dosis musim menjadi beberapa aplikasi kecil; contoh untuk pohon mature (target total KNO₃ ±400 g/pohon/musim):
- +1 minggu setelah pruning / menjelang pecah tunas (budbreak)80–90 g KNO₃/pohon (sekitar 20–25% total).Tabur melingkar 20–30 cm dari batang, benamkan dangkal, siram.
- Pra-bunga (sekitar 2–3 minggu sebelum full bloom)80–90 g/pohon.
- Set buah (±7–10 hari setelah rontok bunga)90–100 g/pohon.
- Pembesaran buah (3–4 minggu setelah set buah)90–100 g/pohon.
- Menjelang veraison (awal perubahan warna/pelembutan buah) – opsional jika kualitas/ukuran kurang50–80 g/pohon, lalu STOP pemupukan N/K minimal 3 minggu sebelum panen.
Tanaman 3–4 th: ikut jadwal yang sama tetapi kurangi setiap dosis ±30–40%.
Tanaman muda: cukup 2–3 aplikasi kecil sampai pra-bunga; hindari dosis besar.
Catatan penting
- Hindari MOP untuk anggur (Cl tinggi).
- Suburkali (Mg 10%) bisa ditambahkan 50–100 g/pohon sekali di pra-bunga hanya bila ada gejala defisiensi Mg (klorosis di antar tulang daun).
- Jika tajuk terlalu vigor (daun sangat rimbun, sulur panjang), kurangi dosis awal 20–30% agar N dari KNO₃ tidak berlebihan.
- Metode: tabur/benam tipis dan siram, atau larutkan untuk fertigation (jaga EC/garam tanah).
- Semprot daun (opsional, booster kualitas): larutan 1–1,5% KNO₃ disemprot halus 2–3 kali dari pra-bunga sampai awal pembesaran buah; jangan menyemprot mendekati panen (<3 minggu).
Oke, kalau umur anggur baru 5 bulan setelah pindah dari bibit (grafting), itu artinya tanaman masih sangat muda dan belum memiliki tajuk atau akar yang kuat.
Pada fase ini fokus utama pemupukan bukan untuk menghasilkan buah maksimal, tetapi memperkuat batang, akar, dan percabangan agar siap berproduksi musim berikutnya.
Rekomendasi dosis untuk fase pertama pembuahan (umur 5 bulan)
|
Tahap |
Waktu |
Dosis KNO₃ (per pohon) |
Catatan |
|
Pruning ringan & awal tunas |
1 minggu setelah pruning |
±20–25 g KNO₃ |
Berikan bersama pupuk dasar lain (misal NPK rendah Cl) |
|
Pra-bunga (2–3 minggu sebelum bunga penuh) |
Sekitar 2 bulan ke depan |
±20 g KNO₃ |
Bisa ditambah sedikit pupuk Ca untuk penguatan bunga |
|
Set buah (7–10 hari setelah rontok bunga) |
|
±25 g KNO₃ |
Berikan setelah penyiraman |
|
Pembesaran buah |
3–4 minggu setelah set buah |
±25–30 g KNO₃ |
Jangan berlebihan untuk menghindari pembebanan tanaman |
|
Menjelang veraison (awal perubahan warna buah) |
Opsional |
±15–20 g KNO₃ |
Hanya jika tanaman terlihat kuat dan sehat |
Total pemakaian KNO₃: ±100–120 g per pohon untuk musim pertama.
Frekuensi aplikasi
- Bagi dosis menjadi 2 kali seminggu jika diaplikasikan lewat fertigasi/larutan.
- Jika tabur tanah, cukup sekali tiap fase lalu disiram sampai larut.
Tips tambahan untuk anggur muda
- Batasi jumlah dompol → Sisakan 1–2 dompol saja per pohon agar tidak stres, fokuskan pada pembesaran batang.
- Cek vigor tanaman: jika tajuk masih kecil (<1 m), sebaiknya tunda pembuahan sampai musim berikutnya.
- Tambahkan Ca dan Mg dosis kecil untuk mencegah pecah buah dan defisiensi daun.
- Mulsa di sekitar akar untuk menjaga kelembapan dan temperatur tanah.
Baik! Untuk anggur umur 5 bulan, pemupukan harus fokus ke:
- Penguatan akar & batang
- Pembentukan tajuk
- Mendukung pembuahan ringan (1–2 dompol percobaan)
Berikut rekomendasi kombinasi pupuk per pohon:
1. Jadwal Pemupukan Dasar (Per Pohon)
|
Tahap & Waktu |
KNO₃ Putih (g) |
NPK 16-16-16 (g) |
Suburkali (Mg 10%) (g) |
Ca(NO₃)₂ (kalsium nitrat) (g) |
Catatan |
|
Awal tunas (1 minggu setelah pruning) |
20 |
30 |
- |
20 |
Campur, tabur melingkar, siram |
|
Pra-bunga (2–3 minggu sebelum bunga penuh) |
20 |
20 |
20 |
20 |
Tambah Suburkali untuk suplai Mg |
|
Set buah (7–10 hari setelah rontok bunga) |
25 |
20 |
20 |
20 |
K penting untuk set buah |
|
Pembesaran buah (3–4 minggu setelah set buah) |
30 |
- |
20 |
25 |
Fokus ke pembesaran dan kualitas buah |
|
Awal veraison (buah mulai berubah warna) |
15–20 |
- |
15 |
20 |
Dosis ringan agar tidak mengganggu pematangan |
Total per musim:
- KNO₃: ±110–120 g
- NPK 16-16-16: ±70 g
- Suburkali: ±75 g
- Ca(NO₃)₂: ±85–100 g
2. Tips Aplikasi
- Tanah: Tabur melingkar 20–30 cm dari batang, kedalaman ±5 cm, lalu siram.
- Larutan (fertigasi): Larutkan dosis harian dalam 5–10 L air, siram perlahan.
- Pupuk daun:
- KNO₃ 1% (10 g per liter air) semprot ke daun 2 minggu sekali pada pra-bunga dan pembesaran buah.
- Tambahkan mikronutrien (Zn, B, Fe) jika daun pucat atau pertumbuhan kurang seragam.
3. Catatan Penting
- Batasi buah: Sisakan maksimal 1–2 dompol agar energi tanaman tidak terkuras.
- Pantau daun: Jika ada tanda defisiensi Mg (klorosis di tepi daun), tambahkan Suburkali sedikit lebih banyak.
- Hentikan pemupukan N tinggi 2 minggu sebelum panen agar kualitas rasa lebih manis.
Rekomendasi “batasi 1–2 dompol” berlaku untuk satu pohon, bukan per batang tersier, khususnya untuk tanaman anggur muda seperti punyamu (umur ±5 bulan setelah grafting).
Penjelasan
- Pada usia ini, akar dan tajuk belum cukup kuat menopang banyak buah.
- Jika setiap batang tersier diberi 1–2 dompol, tanaman muda akan stres dan pertumbuhan cabang bisa terhambat.
- Dengan hanya 1–2 dompol per pohon, energi tanaman akan lebih fokus ke:
- Penguatan batang utama
- Pembentukan sistem akar
- Pertumbuhan tunas baru untuk musim berikutnya
Saat tanaman sudah matang (≥2 tahun)
- Bisa dinaikkan menjadi 1 dompol per cabang tersier jika vigor tanaman sehat.
- Pada pohon dewasa dengan percabangan banyak (≥4 tersier), total dompol bisa 8–12 dompol per pohon.
Terima kasih.