Batang Primer, Sekunder & Tersier
Dalam budidaya anggur, istilah batang primer, sekunder, dan tersier mengacu pada tingkatan percabangan pada struktur tanaman.
Ini penting untuk pemangkasan dan pembentukan tajuk yang rapi agar produksi buah maksimal.
1. Batang Primer (Primary Trunk / Batang Utama)
- Deskripsi: Batang vertikal pertama yang tumbuh langsung dari pangkal (graft union atau akar).
- Fungsi: Menjadi “tulang punggung” pohon yang menyalurkan nutrisi dan air dari akar ke seluruh cabang.
- Perawatan:
- Harus tegak lurus dan sehat.
- Dilatih naik ke kawat trellis atau penyangga sampai ketinggian 1,5–2 meter.
- Contoh: Batang lurus yang pertama kali kamu ikat ke tiang pada umur 3–5 bulan.
2. Batang Sekunder (Secondary Branch / Cabang Rangka Utama)
- Deskripsi: Cabang horizontal yang keluar dari batang primer, biasanya ke arah kiri dan kanan sepanjang kawat trellis.
- Fungsi: Menjadi “lengan” yang menopang cabang tersier (produktif).
- Perawatan:
- Pilih 1–2 cabang terkuat untuk menjadi sekunder.
- Harus diarahkan horizontal agar pertumbuhan tunas produktif merata.
- Jangan terlalu panjang; idealnya 1,5–2 meter per sisi.
3. Batang Tersier (Tertiary Branch / Cabang Produksi)
- Deskripsi: Cabang yang tumbuh dari batang sekunder. Dari sinilah tunas produktif (fruiting canes) akan muncul.
- Fungsi: Tempat tumbuhnya tunas, daun, bunga, dan dompol buah.
- Perawatan:
- Dipangkas setiap musim agar tunas baru tetap sehat.
- Idealnya setiap cabang tersier memiliki jarak 15–20 cm antar cabang agar tidak rimbun.
- Umur produktif cabang tersier biasanya 2–3 tahun, kemudian diganti dengan tunas baru.
Ilustrasi Singkat
Batang Primer (utama)
│
├── Batang Sekunder (horizontal kiri)
│ ├── Batang Tersier 1 (produktif)
│ ├── Batang Tersier 2 (produktif)
│
└── Batang Sekunder (horizontal kanan)
├── Batang Tersier 1 (produktif)
├── Batang Tersier 2 (produktif)
Ringkasan
|
Tingkatan |
Fungsi Utama |
Umur Produktif |
Perawatan |
|
Primer |
Batang utama penyalur nutrisi |
Permanen |
Dijaga tegak, sehat, bebas luka |
|
Sekunder |
Lengan horizontal tempat tumbuh tersier |
±5–7 tahun |
Dipelihara, diganti bila lemah |
|
Tersier |
Cabang produktif tempat tumbuh dompol |
±2–3 tahun |
Dipangkas rutin, diganti tunas baru |
